Geely Cetak Penjualan 1,4 Juta Unit, Industri Otomotif Indonesia Ikut Terdorong

Geely Cetak Penjualan 1,4 Juta Unit, Industri Otomotif Indonesia Ikut Terdorong

Kamis, 16 Juli 2026, 11:10
Geely Cetak Penjualan 1,4 Juta Unit, Industri Otomotif Indonesia Ikut Terdorong

Geely, salah satu pabrikan otomotif terkemuka di China, mencatat penjualan global yang sangat mengesankan dengan total 1.422.958 unit sepanjang Januari-Juni 2026. Dari jumlah itu, penjualan ekspor mencapai 474.228 unit, naik 158 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan kemampuan Geely dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan di kancah internasional. Kendaraan energi baru atau NEV (New Energy Vehicle) menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 59 persen dari total ekspor Geely, menandakan bahwa strategi perusahaan dalam mengembangkan mobil listrik dan teknologi ramah lingkungan telah membuahkan hasil.

Ekspansi Pasar Ekspor Geely

Geely terus memperluas pasar ekspornya, terutama di kawasan Eropa dan Australia. Dalam waktu sekitar 45 hari, Geely masuk ke tujuh pasar baru di Eropa, termasuk Jerman, Spanyol, Belanda, dan Prancis. Di kawasan tersebut, Geely juga memperluas kerja sama dengan jaringan diler di Portugal, Austria, dan Swiss. Lewat strategi itu, model Geely EX5 dan Geely Starray EM-i mulai dipasarkan di lebih dari 20 negara Eropa, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar. Sementara di Australia, Geely Starray EM-i tercatat menjadi SUV Plug-in Hybrid (PHEV) terlaris pada Mei 2026, menandakan bahwa produk Geely telah diterima dengan baik oleh konsumen di berbagai belahan dunia.

Pertumbuhan Penjualan NEV Geely

Penjualan NEV (New Energy Vehicle) Geely juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Sepanjang semester pertama 2026, Geely menjual 277.189 unit NEV ke pasar internasional, melonjak 585 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini menunjukkan bahwa Geely telah berhasil dalam mengembangkan dan memasarkan kendaraan ramah lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen global. Dengan fokus pada teknologi electric vehicle dan hybrid vehicle, Geely terus meningkatkan kapabilitasnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri otomotif dunia.

Rekor Penjualan Ekspor Geely

Pada Juni 2026, Geely juga mencetak rekor baru setelah penjualan ekspornya untuk pertama kali menembus 100 ribu unit dalam satu bulan. Prestasi ini menunjukkan kemampuan Geely dalam meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan yang terus meningkat dari pasar internasional. Dengan strategi ekspansi yang agresif dan fokus pada kualitas produk, Geely terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pabrikan otomotif terkemuka di dunia. Penjualan ekspor yang meningkat juga berdampak positif pada perekonomian dan industri otomotif di China, serta memperkuat posisi Geely sebagai pemain global.

Ekspansi ke Eropa dan Australia

Geely terus memperluas jangkauannya ke berbagai wilayah, termasuk Eropa dan Australia. Dengan memasuki tujuh pasar baru di Eropa dalam waktu singkat, Geely menunjukkan kemampuan dan kecepatan dalam mengadaptasi diri dengan kondisi pasar yang berbeda-beda. Di Australia, kesuksesan Geely Starray EM-i sebagai SUV Plug-in Hybrid terlaris pada Mei 2026 menandakan bahwa produk Geely telah sesuai dengan preferensi dan kebutuhan konsumen setempat. Ekspansi ini tidak hanya meningkatkan penjualan Geely tetapi juga memperluas pengaruh dan visibilitas merek di kancah internasional.

Pengembangan Jaringan Distribusi dan Produksi

Di sisi operasional, Geely juga memperluas jaringan distribusi suku cadang menjadi 13 pusat global, mempercepat proses pengiriman suku cadang dan meningkatkan efisiensi layanan purna jual. Selain itu, Geely mempercepat lokalisasi produksi di sejumlah negara strategis, termasuk Brasil dan Indonesia, untuk meningkatkan kemampuan produksi dan memenuhi permintaan lokal dengan lebih efektif. Dengan lebih dari 2.000 jaringan penjualan dan layanan purna jual yang tersebar di lebih dari 100 negara, Geely terus memperkuat infrastruktur pendukung untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya di seluruh dunia.

Indonesia Jadi Salah Satu Pasar Bertumbuh

Indonesia juga menjadi salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan bagi Geely. Hingga Juni 2026, Geely membukukan wholesales 8.424 unit dan masuk dalam tiga besar merek otomotif asal China dengan penjualan tertinggi di tanah air. Kontributor terbesar datang dari Geely EX2, model listrik yang mencatat wholesales 1.618 unit pada Juni 2026, sementara penjualan kumulatif Januari-Juni mencapai 6.582 unit. Melihat permintaan yang terus meningkat, Geely menaikkan kapasitas produksi EX2 sehingga waktu inden dipangkas menjadi sekitar satu bulan, menunjukkan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia.

Persaingan Mobil Listrik di Indonesia

Persaingan segmen mobil listrik di Indonesia diperkirakan akan semakin ramai pada paruh kedua 2026, dengan berbagai merek otomotif, termasuk Geely, yang terus memperluas penawaran produk ramah lingkungan. Dengan Geely EX2 yang menawarkan jarak tempuh hingga 395 km (NEDC) serta mendukung DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit, Geely siap bersaing di pasar yang kompetitif ini. Kemampuan Geely dalam mengembangkan teknologi electric vehicle yang canggih dan ramah lingkungan akan menjadi kunci kesuksesan perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri otomotif Indonesia.

TerPopuler