Bupati Tegal Siapkan Rp4 Miliar untuk Revitalisasi Jalan Dr. Sutomo: Percepat Konektivitas dan Penataan Kawasan Perkotaan Slawi - TribunTegal.com - Berita Bisnis dan Jasa di Indonesia

Bupati Tegal Siapkan Rp4 Miliar untuk Revitalisasi Jalan Dr. Sutomo: Percepat Konektivitas dan Penataan Kawasan Perkotaan Slawi

Rabu, 04 November 2026, 13:02

Revitalisasi Jalan Dr. Sutomo oleh Pemerintah Kabupaten Tegal untuk meningkatkan aksesibilitas publik

Pemerintah Kabupaten Tegal menegaskan komitmen nyata dalam membenahi tata ruang dan konektivitas antarkawasan perkotaan melalui alokasi anggaran infrastruktur yang signifikan pada tahun anggaran berjalan. Dalam rencana kerja pembangunan daerah teranyar, Bupati Tegal secara resmi menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar khusus untuk merevitalisasi Jalan Dr. Sutomo di kawasan Slawi. Ruas jalan strategis ini merupakan salah satu urat nadi aktivitas masyarakat, jalur niaga, serta koridor utama penghubung akses perkantoran dan pusat pelayanan publik di Kabupaten Tegal. Revitalisasi ini dirancang guna menjawab aspirasi warga mengenai penurunan kualitas permukaan aspal, genangan air saat musim penghujan, serta minimnya fasilitas ramah pejalan kaki.

Langkah perbaikan infrastruktur jalan tersebut berada di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal bersama instansi teknis terkait. Melalui pembenahan menyeluruh, koridor Jalan Dr. Sutomo tidak hanya ditingkatkan daya dukung konstruksinya, melainkan juga dipercantik estetika lingkungannya agar sejalan dengan citra Slawi sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan daerah. Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan pihak eksekutif dalam merealisasikan belanja modal yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat luas secara berkelanjutan.

Komitmen Anggaran Rp4 Miliar untuk Rekonstruksi Jalan Dr. Sutomo

Alokasi dana sebesar Rp4 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tegal ini difokuskan pada peningkatan struktur perkerasan jalan secara permanen. Ruas jalan yang memiliki tingkat lalu lintas harian rata-rata (LHR) cukup tinggi ini membutuhkan penanganan teknis berlapis guna mencegah kerusakan berulang. Dalam penjelasannya, pihak pemerintah daerah menyatakan bahwa proses pengerjaan konstruksi akan mencakup pembongkaran lapisan dasar yang mengalami penurunan stabilitas tanah, pelapisan aspal hotmix bermutu tinggi, hingga penguatan bahu jalan di kedua sisi.

Selain itu, prinsip transparansi pengadaan barang dan jasa serta pengawasan mutu di lapangan ditegaskan menjadi prioritas utama. Pemerintah memastikan setiap tahapan tender hingga pelaksanaan konstruksi fisik berjalan terbuka, akuntabel, dan diawasi secara berkala oleh konsultan pengawas independen. Warga sekitar menyambut antusias pengumuman proyek ini, mengingat kondisi Jalan Dr. Sutomo dalam beberapa periode terakhir kerap bergelombang akibat tingginya intensitas kendaraan angkutan barang maupun transportasi umum. Kehadiran proyek ini menjadi wujud nyata pemenuhan hak publik atas akses transportasi yang aman, nyaman, dan berdaya tahan lama.

Peningkatan Kualitas Saluran Drainase dan Trotoar Ramah Pejalan Kaki

Salah satu fokus utama dalam proyek revitalisasi ini adalah integrasi antara perbaikan badan jalan dan rekonstruksi saluran drainase perkotaan. Masalah klasik yang kerap melanda Jalan Dr. Sutomo saat hujan deras berdurasi lama adalah luapan air yang lambat surut akibat sedimentasi serta dimensi saluran pembuangan lama yang kurang memadai. Oleh karena itu, proyek ini menyertakan pemasangan u-ditch beton bertulang dengan dimensi yang lebih besar untuk memperlancar aliran air menuju saluran induk pembuangan akhir kawasan perkotaan.

Di samping pembenahan saluran air, penataan fasilitas trotoar menjadi bagian tak terpisahkan dalam peremajaan kawasan ini. Pemerintah daerah merancang trotoar dengan konsep universal design yang ramah disabilitas, lengkap dengan jalur pemandu (guiding block), bangku taman, serta penerangan jalan umum (PJU) dekoratif. Transformasi trotoar ini diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya jalan kaki yang nyaman di pusat kota Slawi. Akses informasi resmi mengenai program kerja pembangunan daerah dapat terus dipantau masyarakat melalui portal Pemerintah Kabupaten Tegal.

Pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas umum di Kabupaten Tegal

Dampak Strategis Revitalisasi bagi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Kualitas jalan yang mantap dan tertata rapi memiliki korelasi langsung terhadap efisiensi distribusi logistik dan mobilitas harian para pelaku usaha lokal. Jalan Dr. Sutomo merupakan kawasan perdagangan aktif yang dipadati oleh deretan pertokoan, sentra kuliner, lembaga perbankan, dan kantor penyedia jasa. Ketika aksesibilitas koridor ini ditingkatkan, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien dan kenyamanan konsumen untuk bertransaksi meningkat secara nyata.

Efek berganda dari perbaikan fisik ini diyakini mampu mendongkrak perputaran modal bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sepanjang koridor. Lingkungan perkotaan yang bersih dan tertib juga menarik daya beli masyarakat dari luar daerah untuk berkunjung ke Slawi. Inisiatif penguatan sektor riil di kawasan perkotaan ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian usaha lokal di berbagai sektor strategis, sebagaimana langkah kebijakan pemberdayaan maritim pada ulasan OJK Perkuat Ekosistem Usaha Nelayan Rajungan di Kabupaten Tegal: Akses Modal Formal dan Perlindungan Usaha Pesisir yang juga menitikberatkan pada penguatan fondasi ekonomi kerakyatan.

Sinergi Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Kebutuhan Dasar

Pemerintah Kabupaten Tegal tidak hanya memandang revitalisasi Jalan Dr. Sutomo sebagai proyek fisik tunggal, melainkan bagian integral dari cetak biru penataan tata ruang wilayah yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur transportasi terus disinergikan dengan pemenuhan legalitas fasilitas publik dan peningkatan sanitasi lingkungan permukiman di sekitarnya. Perbaikan saluran drainase jalan raya berkontribusi langsung pada pengendalian sanitasi lingkungan masyarakat sekitar dari potensi genangan air kotor.

Keterpaduan agenda penataan ruang dan perlindungan aset publik ini sejalan dengan berbagai kebijakan pro-rakyat lainnya yang tengah digulirkan pimpinan daerah, seperti halnya program Bupati Tegal Gratiskan Sertifikasi Tanah Wakaf: Amankan Legalitas Lembaga Pendidikan dan Fasilitas Sanitasi Sehat. Seluruh program pembangunan fisik maupun administrasi tersebut bermuara pada satu tujuan besar, yakni menciptakan kepastian hukum, kenyamanan tempat tinggal, kelestarian lingkungan, serta kemudahan mobilitas harian bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali.

Rekayasa Lalu Lintas dan Antisipasi Selama Tahap Konstruksi

Pelaksanaan pekerjaan fisik di koridor padat lalu lintas seperti Jalan Dr. Sutomo menuntut mitigasi dampak kemacetan yang cermat dan terukur. Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal bersama Satlantas Polres Tegal telah merancang skema manajemen rekayasa lalu lintas berkala selama proyek berlangsung. Pekerjaan perkerasan jalan direncanakan dilakukan secara bertahap dengan sistem buka-tutup lajur atau dijadwalkan pada jam-jam dengan volume lalu lintas rendah demi meminimalkan gangguan terhadap mobilitas warga.

Pihak pelaksana proyek diwajibkan memasang rambu petunjuk jalan alternatif, lampu peringatan keselamatan di malam hari, serta menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk memanfaatkan rute alternatif yang disediakan serta mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa pengerjaan berlangsung. Langkah penyesuaian sementara selama masa konstruksi ini diharapkan membuahkan hasil optimal, berupa ruas jalan perkotaan yang mulus, aman, modern, dan bebas hambatan genangan air di jantung Kabupaten Tegal.

TerPopuler